Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Tips Bisnis Baju Bekas Import Bangkok Untuk Pemula

Tips Bisnis Baju Bangkok - Peluang bisnis jualan baju bekas belakangan ini memang sangat menjanjikan. Salah satu yang paling menjanjikan saat ini adalah peluang bisnis baju bangkok yang memang sangat potensial. Baju bekas bangkok memang menjadi pilihan yang bagus selain dari kualitasnya dari harganya juga sedikit lebih miring.

Bisnis Baju Bekas Import Bangkok
Bisnis Baju Bekas Import Bangkok

Jika kamu ingin berjualan baju bekas atau bisnis thrifting pakaian dari bangkok, ada beberapa tips bisnis baju bekas yang bisa kamu lakukan. Di bawah ini adalah beberapa tips bisnis baju bekas import dari Bangkok yang bisa kamu jalankan, silahkan disimak.

Tips Bisnis Baju Bangkok

1. Mencari Rujukan/ Referensi

Untuk memulai bisnis baju bangkok, ada beberapa tahapan awal yang perlu kamu lakukan. Pertama adalah carilah referensi atau rujukan. Kamu bisa bertanya pada siapa saja yang sudah menjalani bisnis baju bekas import dari Bangkok ini. Tentunya untuk bertanya banyak hal termasuk mengenai kelebihan dan kekurangan bisnis baju bangkok.

Kamu bisa searching baik di mesin pencari maupun di mesia sosial, karena biasanya ada banyak komunitas pelaku bisnis baju bekas. Atau kamu bisa pelajari dulu peluang bisnis thrifting, karena ini juga sama sebenarnya. Nah, jika sudah ketemu, kamu bisa bertanya sebanyak-banyaknya sebelum kamu benar-benar memulai jualan baju bekas bangkok.

2. Mencari Supplier yang Bagus

Setelah kamu yakin dengan bisnis baju bangkok dan akan segera manjalankannya, sekarang masuk tahapan untuk mencari supplier. Kamu harus bisa menemukan supplier baju bangkok yang bagus. Supplier baju bangkok yang bagus itu adalah supplier yang tentu memiliki harga yang bersaing. Selain itu juga memiliki stok barang yang banyak dan bermacam-macam model.

Supplier baju bangkok yang bagus bisa kamu temukan di berbagai media, baik media sosial maupun mesin pencari. Cari saja, jika sudah ketemu, kamu tanyakan dulu pada beberapa orang yang pernah mengambil dari supplier tersebut. Jangan hanya bertanya pada satu orang, tanya pada beberapa orang. Untuk perbandingan, jangan hanya terpaku pada satu supplier saja, kumpulkan beberapa supplier lalu bandingkan.

3. Mencari Pasar yang Potensial

Nah, setelah mendapatkan supplier yang kamu anggap tepat, kini saatnya kamu cari pasar yang potensial. Kamu bisa riset melalui media sosial atau kamu bisa terjun langsung di lapangan secara offline. Untuk di mesia sosial, kini banyak platform media sosial yang bisa kamu manfaatkan untuk jualan baju bangkok. Bisnis thrifting ini bisa menjadi investasi modal kecil jika dikerjakan dengan serius.

Kamu bisa memanfaatkan Facebook, Instagram maupun Tiktok. Untuk offline, kamu bisa coba menjajakan dagangan kamu di tempat-tempat keramaian seperti di pasar, di stadion, di alun-alun atau lainnya. Coba saja dulu beberapa hari di berbagai tempat tersebut. Lalu perhatikan, di tempat mana saja kira-kira yang memiliki potensi yang besar untuk bisnis baju bangkok.

4. Melakukan Riset atau Tes Pasar

Nah, di titik ini sebenarnya kamu sudah bisa disebut sudah memulai bisnis baju bangkok. Setelah kamu menemukan pasar yang potensial, kini kamu harus mulai rajin riset. Riset untuk apa? banyak. Kamu bisa riset model baju yang paling laku, kemudian kapan waktu yang paling sering konsumen belanja, dan banyak hal lagi.

Dari sini tentu kamu sedikit banyak sudah memiliki data yang penting yang bisa kamu gunakan untuk menjalankan bisnis thriftng kamu. Selalu catat informasi apa saja yang kamu rasa penting lalu lakukan analisa setiap hari. Ini akan sangat mendukung perkembangan bisnis kamu.

5. Menjaga Ritme dan Konsistensi

Untuk pemula, ini sangat penting. Karena ritme kadang menjadi masalah, biasanya semangat di awal dan kehabisan tenaga di pertengahan perjalanan. Maka dari itu kamu perlu juga menjaga konsistensi dalam menjalankan bisnis. Apalagi masih pemula, dan masih membuka pasar baru. Ini memerlukan tenaga dan energi yang sangat besar.

Jangan mudah menyerah, sehari dua hari tidak ada yang beli sudah memutuskan untuk berhenti, ini konyol. Kamu harus mencoba lebih keras lagi, coba dengan berbagai cara dan metode. Jika misalnya kamu mengalami kebuntuan, kamu bisa konsultasi atau bertanya pada senior kamu. Jangan malu bertanya, ini menjadi salah satu kunci sukses kamu dalam menjalankan bisnis thrifting seperti ini. Bisnis thrifting bisa menjadi peluang bisnis modal kecil seperti bisnis properti modal kecil.

Peluang bisnis jualan barang bekas ini memang sangat menguntungkan sekali. Jika kamu bisa menjalankan dengan baik dan benar tentu akan membawa kesuksesan dalam berbisnis.

Post a Comment for "Tips Bisnis Baju Bekas Import Bangkok Untuk Pemula"